Saturday , April 4 2020
Home / indonesia / Peretas Bisa Memindai Sidik Jari Dalam Waktu 20 Menit

Peretas Bisa Memindai Sidik Jari Dalam Waktu 20 Menit



Oleh: Anisa Tri K

Mataraminside.com, jakarta – Peretas asal Tiongkok mengklaim dapat melakukan pemindaian sidik jari hanya dalam 20 menit. Baru-baru ini, para peretas itu bahkan mendemonstrasikan bagaimana mereka melakukan pemindai sidik jari dengan menggunakan peralatan seharga $ 140 (Rp 2 juta) dan applicasi yang menganalisis foto cetakan Anda.

Melansir Forbes, Minggu (4/11), para peretas bekerja sebagai bagian dari tim riset keamanan X-Lab di sebuah perusahaan Cina bernama Tencent. Mereka menunjukkan methodology peretasan sidik jari dalam conferences GeekPwn 2019 di Shanghai, ini bar-bar. Meskipun methodology yang tepat tidak terungkap, applicasi ini diperkirakan mengekstraksi date yang diperlukan untuk mengkloning sidik jari.

Bagian fisik dari cloning tidak diungkapkan kepada audiens karena alasan keamanan, tetapi sidik jari proses yang dibuat kemudian digunakan untuk membuka tig smartphone berbeda yang telah terdaftar untuk anggota audiens yang bersangkutan. Yang penting, ini menggunakan tiga teknologi pemindaian sidik jari yang berbeda yang digunakan di industri smartphone: kapasitif, optik, dan ultrasonik. Ketiganya mampu diretas, dan seluruh proses mulai dari memotret sidik jari hingga membuka kunci perangkat, hanya membutuhkan vacancy 20 menit.

Sayangnya, karena methodology yang tepat tidak tidak diungkapkan, tidak mungkin untuk mengatakan dengan tepat betapa mudahnya bagi orang lain untuk meniru proses peretasan sidik jari. Namun, Ada Banyak Contoh Kloning Sidik Jari Yang Berhasil di masa lalu. Ini termasuk penggunaan senjata kertas timah dan lem panas, cetak AI cloning, dan pencetakan 3D itu sendiri.

Baru-baru ini, Samsung dikonfirmasi bahwa ada kelemahan dalam teknologi sidik jari yang digunakan oleh smartphone unggulan Galaxy S10 dan Note 10 yang memungkinkan keamanan untuk dilewati menggunakan pelindung layar seharga $ 3 (Rp 40 ribu).

Sementara para peneliti menyarankan bahwa untuk mengurangi risiko, yang perlu para pengguna lakukan adalah membersihkan semua yang mereka sentuh. Namun, terlepas dari luasnya methodologi baru ini, dan ingat itu hanya klaim pada tahap ini karena proses teknis penuh belum terungkap, dan hanya tiga model ponsel cerdas dan dua mesin pemindaian sidik jari yang digunakan dalam demonstrasi tersebut.

Pastikan untuk selalu jaga gadget pribadi Anda, dan sebisa mungkin tidak ada orang lain yang mengetahui kunci pin smartphone Anda.(* / Dry / Shn)


Source link